Pengertian dan Satuan Tekanan Udara serta Alat Pengukur Tekanan Udara

Berikut ini merupakan pembahasan tentang pengertian tekanan udara, alat pengukur tekanan udara, alat ukur tekanan udara, macam-macam barometer, manometer tertutup, tekanan atmosfer, satuan tekanan udara, alat untuk mengukur tekanan udara, definisi tekanan udara, dan tekanan pada zat gas.

Tekanan pada gas berbeda untuk ruangan terbuka dan ruangan tertutup. Untuk lebih jelasnya, pelajari uraian berikut ini.

Pengertian Tekanan Udara

Tekanan pada gas dalam ruang terbuka lebih akrab disebut dengan tekanan udara yang didefinisikan sebagai gaya per satuan luas yang bekerja pada suatu bidang oleh gaya berat kolom udara yang berada di atasnya. 

Alat Pengukur Tekanan Udara

Tekanan udara diukur menggunakan alat yang disebut barometer. Alat ini pertama kali dibuat secara sederhana oleh Evangista Torricelli (1608-1647).

Saat ini, terdapat 4 macam barometer, yaitu

  1. Barometer raksa sederhana (sesuai yang dibuat oleh Torricelli), 
  2. Barometer Foertin (barometer raksa yang dapat mengukur tekanan udara sampai dengan ketelitian 0,01 cmHg), 
  3. Barometer aneroid (barometer kering tanpa zat cair), dan 
  4. Barometer air (barometer yang menggunakan air sebagai pengganti raksa). 

Adanya perbedaan tekanan udara di suatu tempat dapat menimbulkan angin. Angin bertiup dari daerah yang tekanan udaranya tinggi ke daerah yang tekanannya lebih rendah.

Pengaruh tekanan udara dapat dirasakan pada beberapa peristiwa, di antaranya:

1) Ketika memasak air, di pegunungan akan lebih cepat mendidih dibandingkan memasak air di pantai. Hal ini disebabkan tekanan udara di pegunungan lebih rendah daripada di pantai sehingga gas oksigennya pun lebih rendah.

2) Ketika kita pergi ke daerah yang lebih tinggi (misalnya dari pantai ke pegunungan), pada ketinggian tertentu kita akan merasakan dengungan di telinga kita. Hal ini disebabkan oleh selaput gendang telinga yang lebih menekuk keluar pada tekanan udara yang lebih rendah.

3) Pada tekanan udara tinggi, suhu terasa dingin, tetapi langit cerah. Sebaliknya, saat tekanan udara rendah, dapat dimungkinkan terjadinya hujan, bahkan badai.
Pengertian dan Satuan Tekanan Udara serta Alat Pengukur Tekanan Udara
Gambar: Penerapan Tekanan Udara dalam Kehidupan Sehari-hari

Ketiga peristiwa di atas memberikan gambaran bahwa tekanan udara memiliki hubungan yang cukup erat dengan ketinggian suatu tempat. Hal ini ternyata telah dibenarkan melalui suatu penelitian yang dilakukan para ahli.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa setiap kenaikkan 10 m, tekanan udara berkurang 1mmHg sehingga makin tinggi suatu tempat dari permukaan air, makin rendah tekanan udaranya.

Pernyataan ini dapat digunakan untuk memperkirakan ketinggian suatu tempat di atas permukaan laut, asalkan tekanan udara di sekitarnya diketahui.

0 Response to "Pengertian dan Satuan Tekanan Udara serta Alat Pengukur Tekanan Udara"

Post a Comment