Macam-Macam Kelenjar Endokrin Dan Hormon Yang Dihasilkan Serta Fungsinya

Pembahasan kali ini adalah tentang kelenjar endokrin, sistem hormon pada manusia, kelenjar hipofisis, kelenjar timus, fungsi hormon adrenalin, fungsi kelenjar tiroid, kelenjar pankreas, kelenjar paratiroid, fungsi kelenjar endokrin, fungsi hormon tiroksin, anatomi fisiologi sistem endokrin, kelenjar hipotamulus, kelenjar gondok, macam-macam hormon, anatomi kelenjar tiroid.

Pengertian hormon

Hormon berasal dari bahasa Yunani yang berarti merangsang. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin langsung disekresikan ke dalam darah karena tidak memiliki saluran sendiri.

Sistem kerja hormon berdasarkan mekanisme umpan balik. Artinya, kekurangan atau kelebihan hormon tertentu dapat mempengaruhi produksi hormon yang lain. Hal ini disebut homeostasis, yang berarti seimbang.

Macam-macam Hormon atau Kelenjar Endokrin dan Fungsinya

Di dalam tubuh manusia terdapat tujuh kelenjar endokrin yang penting, yaitu hipotalamus, hipofisis, tiroid, paratiroid, kelenjar andrenal, pankreas, dan kelenjar gonad (ovarium atau testis).

1. Kelenjar Hipotalamus

Kelenjar Hipotalamus merupakan bagian dari otak. Salah satu fungsi hipotalamus adalah menghasilkan hormon yang disebut neurohormon. Neurohormon merupakan hormon pelepas yang disekresikan ke dalam darah menuju hipofisis.

Neurohormon ini merangsang hipofisis mengeluarkan hormon yang sesuai. Contohnya, hormon pelepas tirotrofik (TRF) yang berfungsi merangsang hipofisis anterior agar mengeluarkan hormon Tirotrofik Stimulating Hormone (TSH).

Neurohormon tidak hanya bekerja sebagai stimulan atau perangsang, ada juga yang bekerja sebagai penghambat. Contohnya, Prolactin Inhibitin Factor (PIF) yang menghambat pengeluaran prolaktin.
Macam-Macam Kelenjar Endokrin Dan Hormon Yang Dihasilkan Serta Fungsinya
Kelenjara Dan Hormon

2. Kelenjar Hipofisis

Kelenjar Hipofisis (kelenjar pituitari) merupakan kelenjar yang terletak di dasar otak, sebesar kacang ercis. Kelenjar ini terdiri atas tiga lobus, yaitu anterior, intermediet, dan posterior.

Lobus intermediet terdapat dalam kelenjar pituitari bayi, pada orang dewasa hanya merupakan sisa. Hipofisis memegang peranan penting dalam koordinasi kimia tubuh. Sering disebut master of gland karena sekresinya mengontrol kegiatan kelenjar endokrin lainnya.

3. Kelenjar Tiroid dan Paratiroid

Kelenjar tiroid terletak di leher manusia, sedangkan kelenjar paratiroid terletak tepat di belakang kelenjar tiroid. Kelenjar paratiroid kadang-kadang ditemukan di mediastinum.

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang mempengaruhi proses metabolisme, pertumbuhan, dan untuk distribusi garam (yodium). Kekurangan hormon tiroid dapat menyebabkan kretinisme, bahkan pada orang dewasa dapat menyebabkan miksedema.

4. Kelenjar Adrenal (Anak Ginjal)

Kelenjar adrenalin (anak ginjal) terdapat di bagian atas ginjal. Kelenjar adrenal dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian luar yang disebut korteks dan bagian dalam yang disebut medula.

Korteks adrenal mengeluarkan hormon glukokortikoid, yaitu kortisol dan kortikosteron yang berfungsi membantu pengolahan lemak dan protein menjadi glukosa. Hormon ini menyebabkan kadar gula dalam darah naik.

Organ yang menjadi sasaran utama respons ini adalah hati. Medula adrenal menghasilkan adrenalin untuk meningkatkan kerja jantung sehingga tekanan darah meningkat, kadar gula dan laju metabolisme meningkat, bronkus membesar, dan pupil mata membesar.

Selain itu, medula juga menghasilkan noradrenalin yang menyebabkan anteriol berkontraksi sehingga tekanan darah meningkat.

5. Kelenjar Pankreas

Dalam pankreas terdapat sekelompok kecil sel yang disebut pulau langerhaus. Pulau-pulau ini kaya akan pembuluh-pembuluh darah dan berfungsi menghasilkan hormon insulin untuk mengatur kadar glukosa dalam darah. Kekurangan hormon insulin akan menyebabkan penyakit diabetes melitus.

6. Kelenjar Gonad

Kelenjar Gonad berfungsi sebagai penghasil sel-sel kelamin, selain itu juga berfungsi menghasilkan hormon. Gonad pada wanita (ovarium) menghasilkan hormon estrogen dan progesteron. Estrogen berfungsi dalam perkembangan ciri-cir kelamin sekunder di awal masa remaja.

Sedangkan, hormo progesteron berfungsi untuk memelihara kehamilan. Gonad pada pria (testis) menghasilkan hormon testosteron. Hal ini dimulai pada permulaan masa remaja. Testosteron berfungsi memicu perkembangan ciri-ciri kelamin sekunder.

loading...

0 Response to "Macam-Macam Kelenjar Endokrin Dan Hormon Yang Dihasilkan Serta Fungsinya"

Post a Comment